SEJARAH SINGKAT
BERDIRINYA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI GRESIK
(Ditulis Oleh : NA. Suharis)
Sejak tahun 1976 di desa Metatu telah berdiri sebuah lembaga yang bernama Pendidikan Guru Agama (PGA Darul Ulum) yang dikepalai oleh Imam Taufiqurrohman, BA. yakni seorang yang sangat ulet dalam mengelola lembaga pendidikan.
PGA Darul Ulum berada di bawah naungan YPI Metatu dipimpin oleh Kyai M. Hasyim seorang Pegawai KUA dan juga tokoh Agama yang disegani. Beliau bertekad mendirikan lembaga pendidikan mulai dari tingkat SD/MI sampai PGA 6 tahun di desa Metatu. Dalam perkembangannya di tahun 1977/1978 ada peraturan penghapusan lembaga pendidikan PGA, SPG dan sekolah kejuruan yang lain, maka PGA Darul Ulum Metatu berubah menjadi Madrasah Tsanawiyah dan PGA 6 tahun nya menjadi Madrasah Aliyah Darul Ulum Metatu.
Perubahan setatus lembaga pendidikan tersebut semakin berat dirasa oleh para pengelolanya sehingga siswa kelas terakhir dialihkan ke SMA Darussalam Cerme. (Konon katanya dulu dititipkan pembinaannya). Dengan modal tekad dan bismillah beliau mengelola yayasan yang serba terbatas karena ekonomi masyarkat yang kurang bersahabat, sehingga semakin berat dan berat, sampai ada upaya untuk dilepas dan diserahkan ke pemerintah agar dijadikan sekolah Negeri. Itu pun kurang memenuhi syarat karena tidak punya lahan yang cukup, untungnya dengan lobi-lobi beliau sewaktu bertugas di KUA Duduksampeyan ketemu sahabat lama nya bernama H. Abdurrohman sehingga mewakafkan tanah demi kelangsungan lembaga pendidikan di yayasan yang beliau kelola. Cukup lega hati para pengurus sebab jalan untuk menuju sekolah negeri merupakan peluang mudah dan tergambar di depan mata.
Ternyata mendirikan sekolah negeri pada waktu itu tidak semudah seperti membalik tangan sebab ada informasi tidak boleh mendirikan MTs Negeri baru karena dianggap sudah cukup banyak, apa lagi di Jawa Timur yang di berbagai Kabupaten/kota sudah ada 2 (dua) sampai 4 (empat) MTs Negeri. Dengan tekad dan niat yang kuat itu berbagai usaha ditempuh, dengan lobi dan koordinasi dengan instansi terkait serta berbagai fihak tahun 1980 berhasillah MTs Negeri 2 Pare yang di Kediri dianggap kebanyakan MTs N nya direlokasi ke Gresik dan menyusul beberapa tahun kemudian Madrasah Aliyah Negeri Banyuwangi juga direlokasi di desa Metatu Kec. Benjeng Kab. Gresik.
Pada awalnya sebutan MTs Negeri Gresik adalah MTs Negeri 2 Pare di Gresik kemudian pada tahun 1980 menjadi MTs Negeri Gresik dengan SK Menteri Agama No. 27 tahun 1980 tertanggal 31 Mei 1980.
Insya Allah kalau tidak salah (waktu itu penulis datang (2) dua tahun setelah berdiri) tokoh terkait dalam hal ini antara lain : H. Moh. Ma'ruf (Depag Gresik), Kyai Moh. Hasyim (tokoh Masyarakat Metatu), Imam Taufiqurrohman, BA. (Tokoh terpelajar yang juga Kepala PGA/MTs Darul Ulum Metatu), Tamam Sirodjuddin alias Tamsir, BA. (guru Agama Depag) dll.
Dari tahun ke tahun MTs Negeri Gresik semakin maju dan maju. Hal ini didukung oleh kebersamaan masyarakat madrasah guru karyawan memperluas tanah lahan dengan berbagai cara di antaranya infaq kolektif termasuk pengadaan tegel untuk lantai (URUNAN. jw) sehingga memiliki tanah seluas kurang lebih 11.713 m2, sudah ditempai gedung seluas 7.078 m2 , masih 4.635 m2 Insyaallah ditahun 2009 ini akan didirikan RKB (Ruang Kelas Baru) tiga lokal.
Sejarah ini dibuat mulai dari Kepala MTs N Gresik yang baru, terus berkembang dan saling melengkapi serta saling memperkokoh keberadaan MTs N, yakni : mulai kepemimpinan Bapak Tamsir, BA - Bapak Drs. H. Imam Ahmad, M. Si - Bapak Drs. H. Munadji - Bapak Drs. Abdul Munif, M. Pd. I sampai Bapak Drs. Mujtahid, M. Pd. I. sehingga MTs Negeri Gresik cukup pesat berdiri megah dan membanggakan. (Betapa bahagianya Bapak KH. Muh. Hasyim, kalau yang memimpin MTs N Gresik adalah ananda putra yang amat disayanginya, namun Allah menghendaki lain, belum sempat beliau melihat ananda menduduki jabatan Kepala, beliau lebih dulu dipanggil Allah Subhanahu Wata'ala). Semoga Allah mengampuni dosa-dosa para pendiri MTs Negeri Gresik, dilipatgandakan amal ibadahnya serta memperoleh tempat yang layak di sisi-Nya dan para pendiri yang masih sehat semoga dikuatkan iman dan taqwanya, dipersempit kebutuhan hidupnya, dan diperluas rizekinya. Amin Ya robbal Alamin.
Semoga MTs Negeri Gresik dari tahun ke tahun semakin dimiliki dan dicintai oleh masyarakat yang peduli terhadap perkembangan generasi muda Muslim dan Insya Allah tidak keliru Bapak/Ibu memilih MTs Negeri sebagai tempat mendidik putra-putrinya agar memiliki jiwa agamis dan berwawasan luas ke depan, karena perkembangan IMTAQ dan IPTEK nya tidak perlu diragukan.
Semoga catatan sejarah yang saya buat ini memberikan gambaran sepintas bahwa MTs Negeri Gresik didirikan dengan susah payah. Mari kita jaga kelestariannya dan kita dukung perkembangnya agar MTs Negeri yang satu-satunya di kota Gresik Jawa Timur ini dapat bersaing dan bertaraf sejajar dengan sekolah-sekolah maju di Indonesia ini bahkan sampai bertaraf Internasional. Amin
Wallahul Muwafiq Ila Aqwamit thariq.
Last Updated ( Thursday, 15 December 2011 22:31 )